Fadel Sakit Hati RI ‘Dibanjiri’ Ikan Kembung Impor
Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Fadel Muhammad merasa sakit hati karena semakin maraknya kasus impor ikan ilegal,yang jumlahnya mencapai ribuan kasus. Kasus terbaru misalnya di Belawan, Medan sebanyak 72 kontainer, 81 kontainer di Tanjung Priok, Jakarta dan 37 kontainer di Tanjung Perak, Surabaya, bahkan di Bandara Soekarno Hatta.
“Itu isinya kebanyakan ikan kembung, mereka masuk semua di laut-laut kita dan kita dengan bangga bilang pasar bebas lah dan membiarkan mereka masuk demi CA-FTA dan AFTA. Sekarang itu tidak diizinkan oleh saya. Saya suruh mereka re-ekspor kesana,” kata Fadel di kantornya, Senin (21/3/2011).
Dikatakannya, impor ikan tidak boleh sembarangan masuk ke dalam negeri. Pemerintah hanya mengizinkan impor ikan yang masuk hanya ikan-ikan khusus seperti Salmon, Kamachi, Kampachi yang dimakan orang asing sebagai bahan baku sektor restoran.
“Yang buat saya paling sakit hati adalah izin impor tidak ada oleh mereka di Belawan. Saya tanya mereka dari perusahaan mana? Di Medan ada yang bilang Rizki Kita, terus Bumi Menara Indah di Surabaya. Jadi sebegitu leluasanya mereka,” katanya.
Untuk menekan kasus impor ikan ilegal, ia meminta kepada seluruh jajaran pengawasan pemerintah seperti Karantina, Bea Cukai untuk mencegah kasus seperti ini tak terulang.
“Maaf sudah beberapa hari ini saya marah-marah terus kesal karena ada seenaknya ratusan kontainer impor masuk maka sakit hati saya. Mereka mau kompromi nggak bisa pokoknya,” tegasnya,
Ketentuan izin impor perikanan tujuannya untuk pengendalian impor ikan, sebab selama ini muncul indikasi banyak ikan beku yang diimpor untuk tujuan perdagangan dan konsumsi sehingga merusak pasar di dalam negeri. Selama ini para importir yang mengajukan izin impor ikan beku adalah para unit pengolahan ikan (UPI).
(hen/ang) Senin, 21/03/2011 12:06 WIB
Sumber: www.detikfinance.com
http://www.detikfinance.com/read/2011/03/21/115518/1597301/4/fadel-sakit-hati-ri-dibanjiri-ikan-kembung-impor?nd9911043
Short URL: http://www.dislautkanpati.com/?p=330