Kesulitan Solar, Nelayan Luar Serbu SPBN Pekalongan
ANTARA Jateng – Puluhan nelayan berasal dari luar daerah, seperti Rembang, Juwana, dan Batang, menyerbu pembelian solar ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan Jasa Mina Kota Pekalongan karena mereka kesulitan mendapatkan pasokan solar di daerah setempat.
Manajer SPBN Jasa Mina Kota Pekalongan, Indah Wahyuni di Pekalongan, Kamis, mengatakan, selama sepekan terakhir ini, para nelayan luar daerah melakukan pengisian solar di SPBN Pekalongan karena pasokan solar di daerah mereka mulai menipis.
“Para nelayan luar daerah itu beralasan pasokan solar di daerahnya sudah menipis sehingga mereka membeli bahan perbekalan melaut di Kota Pekalongan,” katanya.
Ia mengatakan, bahwa SPBN Jasa Mina terpaksa melayani pembelian bahan bakar minyak dari daerah lain meski jumlahnya dibatasi.
“Mereka hanya bisa membeli BBM sebanyak 100 liter saja sebagai upaya menghindari kekurangan stok solar untuk mencukupi kebutuhan bahan perbekalan nelayan Kota Pekalongan,” katanya.
Menurut dia, saat ini pasokan bahan bakar minyak jenis solar untuk mencukupi kebutuhan nelayan setempat masih aman.
“Kebutuhan BBM nelayan Kota Pekalongan mencapai sekitar 13 kiloliter per hari dengan pasokan solar sebanyak 400 kiloliter per bulan. Kebutuhan solar nelayan masih aman dan belum sampai menimbulkan kelangkaan,” katanya.
Slamet, nelayan setempat, meminta, SPBN lebih memprioritaskan kebutuhan solar untuk nelayan setempat agar tidak sampai terjadi kelangkaan solar.
“Kami meminta manajemen SPBN membatasi pembelian solar nelayan berasal dari luar daerah karena para nelayan Pekalongan masih membutuhkan kebutuhan solar untuk bahan perbekalan melaut. Jangan sampai kami kesulitan mendapatkan pasokan solar akibat BBM itu telah dibeli oleh nelayan luar daerah,” katanya.
Sumber: www.antarajateng.com
Short URL: http://www.dislautkanpati.com/?p=499
