<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pati</title>
	<atom:link href="http://www.dislautkanpati.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dislautkanpati.com</link>
	<description>Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pati</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Feb 2013 19:44:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Rencana Umum PBJ Dislautkan Kab. Pati</title>
		<link>http://www.dislautkanpati.com/berita/rencana-umum-pbj-dislautkan-kab-pati/</link>
		<comments>http://www.dislautkanpati.com/berita/rencana-umum-pbj-dislautkan-kab-pati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2013 08:27:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dislautkanpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dislautkanpati.com/?p=605</guid>
		<description><![CDATA[RUP 2013]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.lpse.undip.ac.id/eproc/publicberitadetail.filedownload:download/37383335343032393b31?t:ac=699029">RUP 2013 </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dislautkanpati.com/berita/rencana-umum-pbj-dislautkan-kab-pati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Lelang Tahun 2012</title>
		<link>http://www.dislautkanpati.com/pengumuman/pengumuman-lelang-tahun-2012/</link>
		<comments>http://www.dislautkanpati.com/pengumuman/pengumuman-lelang-tahun-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2012 07:14:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dislautkanpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dislautkanpati.com/?p=577</guid>
		<description><![CDATA[Pengumuman Lelang Penahan Gelombang dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tambak 2012]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.mediafire.com/view/?81d3rcbnuc8anvj" target="_blank">Pengumuman Lelang Penahan Gelombang dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tambak 2012</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dislautkanpati.com/pengumuman/pengumuman-lelang-tahun-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PENGUMUMAN RENCANA UMUM KEDUA</title>
		<link>http://www.dislautkanpati.com/uncategorized/pengumuman-rencana-umum-kedua/</link>
		<comments>http://www.dislautkanpati.com/uncategorized/pengumuman-rencana-umum-kedua/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jul 2012 04:15:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dislautkanpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dislautkanpati.com/?p=592</guid>
		<description><![CDATA[Pengumuman Rencana Umum Kegiatan ke 2 Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati Download]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Pengumuman Rencana Umum Kegiatan ke 2</p>
<p>Dinas Kelautan dan Perikanan</p>
<p>Kabupaten Pati</p>
<p><a href="http://www.mediafire.com/?p9ac7a71dhysai8" target="_blank">Download</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dislautkanpati.com/uncategorized/pengumuman-rencana-umum-kedua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Lelang Ulang Tahun 2012</title>
		<link>http://www.dislautkanpati.com/pengumuman/pengumuman-lelang-ulang-tahun-2012/</link>
		<comments>http://www.dislautkanpati.com/pengumuman/pengumuman-lelang-ulang-tahun-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2012 07:37:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dislautkanpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dislautkanpati.com/?p=571</guid>
		<description><![CDATA[PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM (ULANG)]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://199.91.154.91/gxu29fddlqcg/qzcye6hi5tocb4m/PENGUMUMAN+PELELANGAN+UMUM+%28ULANG%29.pdf">PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM (ULANG)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dislautkanpati.com/pengumuman/pengumuman-lelang-ulang-tahun-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KKP Ingin Jadikan Ikan Menu Utama Indonesia</title>
		<link>http://www.dislautkanpati.com/uncategorized/kkp-ingin-jadikan-ikan-menu-utama-indonesia/</link>
		<comments>http://www.dislautkanpati.com/uncategorized/kkp-ingin-jadikan-ikan-menu-utama-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jun 2012 01:24:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dislautkanpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dislautkanpati.com/?p=546</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan ikan dapat menjadi menu utama bagi keluarga Indonesia sekaligus untuk meningkatkan konsumsi daging ikan yang hingga sekarang masih relatif kurang. &#8220;Jadikan ikan sebagai menu utama keluarga Indonesia karena kandungan ikan sangat tinggi protein sehingga layak menjadikannya sumber protein masyarakat Indonesia, terutama bagi anak-anak,&#8221; kata Dirjen Pengolahan dan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">JA<a href="http://i.picasion.com/pic55/6c21837570c19986b529785d1fa7c1b3.gif"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-549" title="ikan" src="http://www.dislautkanpati.com/wp-content/uploads/2012/06/P1020559-150x150.jpg" alt="" /></a>KARTA &#8211; Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan ikan dapat menjadi menu utama bagi keluarga Indonesia sekaligus untuk meningkatkan konsumsi daging ikan yang hingga sekarang masih relatif kurang.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Jadikan ikan sebagai menu utama keluarga Indonesia karena kandungan ikan sangat tinggi protein sehingga layak menjadikannya sumber protein masyarakat Indonesia, terutama bagi anak-anak,&#8221; kata Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP Saut Hutagalung dalam acara Festival Perikanan Nusantara 2012 di Jakarta, Sabtu.</p>
<p style="text-align: justify;">Festival itu, menurut dia, bertujuan mendorong peningkatan citra produk perikanan, antara lain dengan mengusung komoditas bandeng, patin, dan pindang sebagai bahan pangan yang ekonomis, bergizi tinggi, dan aman mengonsumsi ikan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Apalagi, ujar dia, ketiga komoditas perikanan tersebut juga memiliki peran penting dalam mewujudkan ketahanan nutrisi masyarakat Indonesia. Selain itu, ketiga produk dari komoditas perikanan tersebut juga banyak diusahakan oleh masyarakat sehingga mempromosikan ketiganya diklaim sebagai bukti keberpihakan KKP pada ekonomi kerakyatan.</p>
<p>Ia memaparkan Festival Perikanan Nusantara yang diselenggarakan secara rutin sejak 2010 merupakan salah satu bentuk upaya KKP untuk mengajak masyarakat agar gemar makan ikan. &#8220;Masyarakat diharapkan semakin dekat dan tertarik untuk membudidayakan serta mengolah ikan sebagai sumber pangan,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saut juga menuturkan, sampai saat ini, konsumsi ikan nasional memiliki kecenderungan untuk naik setiap tahunnya. Berdasarkan data KKP, tingkat konsumsi ikan nasional pada tahun 2010 mencapai 30,48 kilogram/kapita/tahun, sedangkan pada tahun 2011 meningkat menjadi 31,64 kilogram/kapita/tahun atau dapat dikatakan mengalami peningkatan 3,81 persen.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan, lanjut dia, selama periode 2007&#8211;2011 tercatat bahwa rata-rata laju konsumsi ikan per kapita di Indonesia mengalami pengingkatan rata-rata sebesar 5,04 persen per tahun.</p>
<p>Dirjen P2HP KKP mengemukakan bahwa peningkatan konsumsi ikan itu didukung dengan adanya promosi produk dan gerakan makan ikan (Gemarikan) di seluruh provinsi di Tanah Air.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kampanye Gemarikan merupakan program unggulan yang bersifat multisektoral dan berpijak kepada kekuatan sinergi antara pelaku pasar dengan pemerintah,&#8221; katanya. Ant</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : <a href="http://surabayapost.co.id/?mnu=berita&amp;act=view&amp;id=748e66fe0d153ead026b97c26fcaecc5&amp;jenis=d41d8cd98f00b204e9800998ecf8427e" target="_blank">surabayapost.co.id</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dislautkanpati.com/uncategorized/kkp-ingin-jadikan-ikan-menu-utama-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Lelang Pengadaan Barang/Jasa Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pati T.A. 2012</title>
		<link>http://www.dislautkanpati.com/pengumuman/pengumuman-lelang-pengadaanbarang-jasa-dinas-kelautan-dan-perikanan/</link>
		<comments>http://www.dislautkanpati.com/pengumuman/pengumuman-lelang-pengadaanbarang-jasa-dinas-kelautan-dan-perikanan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2012 07:35:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dislautkanpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dislautkanpati.com/?p=537</guid>
		<description><![CDATA[Download &#160;]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Pengumuman Lelang PBJ Dislautkan Pati" href="http://199.91.153.235/k5khfvwb0mrg/o7nsl09rpwsgixb/Pengumuman+Lelang.rar">Download</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dislautkanpati.com/pengumuman/pengumuman-lelang-pengadaanbarang-jasa-dinas-kelautan-dan-perikanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>15 NEGARA BERGURU PERIKANAN di INDONESIA</title>
		<link>http://www.dislautkanpati.com/terbaru/15-negara-berguru-perikanan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://www.dislautkanpati.com/terbaru/15-negara-berguru-perikanan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 01:40:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dislautkanpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dislautkanpati.com/?p=529</guid>
		<description><![CDATA[15 NEGARA BERGURU PERIKANAN di INDONESIA KKP News &#124;&#124; Sebanyak 15 dari perwakilan di negara Asia – Afrika di kawasan Asia Pasifik, Afrika, dan Melanesian Spearhead Group (MSG) yang tergabung dalam skema kerja sama selatan- selatan mengikuti International Training Program on Freshwater Aquaculture for Asian, Pacific, and African Countries, dan International Training Program on Fisheries [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: center;">15 NEGARA BERGURU PERIKANAN di INDONESIA</div>
<div style="text-align: justify;">KKP News || Sebanyak 15 dari perwakilan di negara Asia – Afrika di kawasan Asia Pasifik, Afrika, dan Melanesian Spearhead Group (MSG) yang tergabung dalam skema kerja sama selatan- selatan mengikuti International Training Program on Freshwater Aquaculture for Asian, Pacific, and African Countries, dan International Training Program on Fisheries Processing Product for Melanesian Spearhead Group (MSG) Countries /Members untuk menyerap sebanyak mungkin informasi tentang teknologi budidaya perikanan di Indonesia.</div>
<div style="text-align: justify;">“Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas kemampuan di bidang perikanan budidaya (aquaculture) sekaligus menjalin kerja sama antara dengan pihak negara asal ke indonesia, sehingga peserta bisa saling berbagi  informasi, produk dan teknologi,” jelas Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C.Sutardjo di Ballroom Gedung Mina Bahari III KKP, Jakarta Pusat, hari ini, Senin (7/5).</div>
<div style="text-align: justify;">Dikatakannya, sebagian besar  negara-negara itu tidak punya pantai dan lautan, sehingga mereka ingin belajar budidaya perikanan di Indonesia.</div>
<div style="text-align: justify;">Diakuinya, negara-negara tersebut meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membantu mengembangkan perikanan budidaya di negera asalnya.</div>
<div style="text-align: justify;">Selain itu, ia mengemukakan, keuntungan lainnya bagi Indonesia yakni terbuka lebarnya pintu ekspor, sehingga produk-produk perikanan Indonesia dapat terserap di negara mereka.</div>
<div style="text-align: justify;">“Perikanan budidaya terus terang hampir merata di setiap daerah di Indonesia, Komoditi nila dan patin punya pangsa pasar yang besar,” sambungnya.</div>
<div style="text-align: justify;">Untuk itu ia mengatakan,  Pemerintah Indonesia akan berkaca pada standarisasi di internasional demi meningkatkan perekonomian masyarakat serta penerimaan negara dari pajak dan devisa.</div>
<div style="text-align: justify;">“Kedepan kerja sama selatan-selatan akan terus diperluas, utamanya bagi negara-negara berkembang, yang masih tertinggal dari segi teknologi,” jelasnya.</div>
<div style="text-align: justify;">Memperkuat pertanyaan ini salah satu peserta , Clarence dari Zimbabwe mengatakan melalui pelatihan bersama ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan tidak hanya dalam bidang teknologi produksi dan budidaya, tetapi juga dalam bidang pengelolaan usaha budidaya perikanan secara berkelanjutan (sustainability).</div>
<div style="text-align: justify;">Oleh karena itu, ia menekankan, pentingnya perikanan budidaya secara berkelanjutan untuk mendukung serta meningkatkan ketahanan pangan dunia dalam mengantisipasi ledakan penduduk.</div>
<div style="text-align: justify;">Sementara itu,  Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri AM Fachir menjelaskan, program pelatihan internasional untuk negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik akan digelar di Balai Pengembangan Perikanan Budidaya di Sukabumi, Jawa Barat, 7 &#8211; 15 Mei, serta diikuti peserta seperti dari Kamboja, Laos, Sri Lanka, Timor Leste, Tonga, Namibia, Sudan, Tanzania dan Zimbabwe.</div>
<div style="text-align: justify;">Dijelaskannya, program pelatihan internasional ini atas prakarsa KKP-Kemenlu dalam membagi pengalaman dan pengetahuan di sektor perikanan budidaya.</div>
<div style="text-align: justify;">“Langkah ini merupakan bukti  konkrit Indonesia untuk mencapai semua target  yang terdapat dalam Millenium Develpment Goals (MDG’s) khususnya terkait masalah pangan,” tandasnya.</div>
<div style="text-align: justify;">Sumber Link : <a href="http://kkp.go.id/index.php/arsip/c/7728/15-NEGARA-BERGURU-PERIKANAN-di-INDONESIA/" target="_blank">kkp.go.id</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dislautkanpati.com/terbaru/15-negara-berguru-perikanan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PACU PASAR DOMESTIK, KKP SOSIALISASIKAN &#8220;GEMARIKAN&#8221;</title>
		<link>http://www.dislautkanpati.com/berita/pacu-pasar-domestik-kkp-sosialisasikan-gemarikan/</link>
		<comments>http://www.dislautkanpati.com/berita/pacu-pasar-domestik-kkp-sosialisasikan-gemarikan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 08:15:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dislautkanpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dislautkanpati.com/?p=523</guid>
		<description><![CDATA[Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah gencar-gencarnya mengupayakan transformasi pembangunan kelautan dan perikanan melalui program industrialisasi perikanan. Seiring itu, salah satu strategi yang dikembangkan untuk mensukseskan  industrialisasi perikanan adalah memperluas akses pasar produk perikanan baik di tingkat global maupun domestik, demikian disampaikan *Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo* dalam acara Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div align="justify">Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah gencar-gencarnya mengupayakan transformasi pembangunan kelautan dan perikanan melalui program industrialisasi perikanan. Seiring itu, salah satu strategi yang dikembangkan untuk mensukseskan  industrialisasi perikanan adalah memperluas akses pasar produk perikanan baik di tingkat global maupun domestik, demikian disampaikan *Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo* dalam acara Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (1/5).</p>
<p>Untuk itu, KKP terus berupaya dalam menjamin produksi perikanan tangkap maupun budidaya sehingga dapat terserap di pasar domestik. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan Safari Gemarikan dan Bazar Produk Perikanan. “kampanye dan bazar ini selain sebagai sarana penjualan juga menjadi sarana yang efektif dalam mempromosikan produk perikanan khususnya yang berasal dari komoditas/produk industrialisasi kepada masyarakat luas,” kata Sharif.</p>
<p>KKP tidak pernah sedikit pun ragu dalam mendukung ketahanan pangan nasional, karena ketahanan pangan merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak atas pangan yang merupakan salah satu pilar utama hak azasi manusia. Selain itu, melalui ketahanan pangan maka bisa menjadi modal pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, mandiri dan sejahtera. Sebagai langkah nyata dalam memperluas akses pasar domestik, KKP terus sosialisasikan Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya dalam menggairahkan dan mendorong akselerasi peningkatan konsumsi ikan nasional. “Kampanye Gemarikan dinilai dapat dapat meningkatkan indeks per kapita konsumsi ikan dan pemerataan konsumsi ikan di masyarakat, khususnya di Pulau Jawa yang hingga saat ini rata-rata tingkat konsumsi ikannya masih di bawah 20 kg/kapita/tahun,” Jelas Sharif.</p>
<p>Sementara itu, sampai saat ini, konsumsi ikan nasional memiliki kecenderungan naik setiap tahunnya.  Pada tahun 2009, tingkat konsumsi ikan nasional sebesar 29,08 kg/kapita.  Pada tahun 2010 meningkat menjadi 30,47 kg/kapita.  Pada tahun 2011 meningkat menjadi 31,64 kg/kapita/tahun. Meskipun demikian, hal ini masih di bawah tingkat konsumsi Negara lain seperti Malaysia 45 kg/kapita/tahun dan Thailand 35 kg/kapita/tahun</p>
<p>Bila ditilik dari konteks pembangunan kelautan dan perikanan, pasar dalam negeri memainkan peran yang sangat penting, yakni sebagai penghela industrialisasi perikanan, basis ketahanan pangan dan gizi nasional serta memiliki *forward &amp; backward linkages* sangat besar.  “ Pasar dalam negeri saat ini menyerap 85 persen volume produksi perikanan nasional,” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, untuk memperbaiki citra produk perikanan di pasar dalam negeri serta meningkatkan konsumsi ikan sekaligus akses pasar dalam negeri, KKP memberi bantuan sarana dan prasarana berupa rantai dingin serta pengolahan dan pemasaran ikan kepada pemerintah daerah dan pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Bantuan ini ditujukan untuk mempertahankan mutu produk perikanan dan mengembangkan produk olahan ikan.</p>
<p>Terkait peningkatan pendapatan masyarakat dan kualitas Sumber Daya Masyarakat (SDM), melalui peningkatan konsumsi ikan diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah dalam  peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia. Berdasarkan data The *United Nations Development Programme*( *UNDP*)  pada tahun 2011 Indonesia masih berada diurutan 124 dari 187 negara.  Oleh karena itu, Sharif menyampaikan harapannya melalui kampanye Gemarikan dapat menjadi sebuah  investasi kesehatan dan perbaikan kualitas sumber daya manusia.</p>
<p>Selain itu, guna mencetak generasi yang suka makan ikan, Gemarikan akan terus dipromosikan menjadi sebuah gaya hidup (*life style*) masyarakat Indonesia.  Kampanye Gemarikan ini dimotori oleh Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) yang anggotanya berasal dari instansi terkait baik pemerintah, swasta, akademisi, organisasi keagamaan, professional dan kemasyarakatan serta organisasi wanita.</p>
<p>Optimisme Sharif bukannya tanpa alasan, karena program Gemarikan dalam implementasinya dilaksanakan secara terstruktur mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota serta melibatkan berbagai instansi terkait yang berasal dari unsur pemerintah, swasta, perguruan tinggi, asosiasi perikanan dan organisasi profesional seperti  Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) dan Badan Musyawaran Organisasi Islam Wanita Indonesia  (BMOIWI).</p>
<p>Kampanye Gemarikan diharapkan selain dapat menopang industri perikanan dalam negeri, melainkan juga dapat melindungi para nelayan. Selain itu, pola makan yang sehat dengan memasukkan ikan yang dimulai sejak usia dini akan berpengaruh terhadap pola makan dan kesehatan pada masa dewasa. Perlu diketahui, salah satu komponen gizi yang terkandung dalam ikan, menurut peneliti, diduga berperan dalam meningkatkan kecerdasan ialah Docosa-hexaenoicacid (DHA), yang merupakan asam lemak tak jenuh ganda berupa rantai panjang Omega-3, terdiri dari 22 atom karbon, 32 atom hydrogen dan 2 atom oksigen.</p>
<p>Safari Gemarikan merupakan kegiatan promosi peningkatan konsumsi ikan yang menitikberatkan pada penyampaian informasi dan pemberian edukasi kepada masyarakat tentang makan ikan dan manfaatnya bagi kesehatan, kekuatan dan kecerdasan.  Sementara itu, bazar produk perikanan merupakan kegiatan promosi yang diinisiasi oleh KKP dalam meningkatkan citra produk perikanan sekaligus memfasilitasi para pelaku usaha mempromosikan komoditas/produk perikanan, khususnya yang telah ditetapkan menjadi komoditas/produk perikanan industrialisasi (bandeng, patin, pindang, udang,tuna dan rumput laut).</p></div>
<p>Jakarta,1 Maret 2012</p>
<p><strong>a.n. Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi<br />
Kepala Bidang Komunikaasi</strong></p>
<p><strong>Ir. Eddy Sudartanto, MSc</strong></p>
<p>Narasumber :</p>
<ol>
<li><strong>Saut P. Hutagalung, MSc</strong><br />
Dirjen P2HP (<strong>HP.0811840360</strong>)</li>
<li><strong>Indra Sakti, SE, MM</strong><br />
Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi (<strong>HP.0818159705</strong>)</li>
</ol>
<p>Sumber link <a href="http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/7695/PACU-PASAR-DOMESTIK-KKP-SOSIALISASIKAN-GEMARIKAN/" target="_blank">www.kkp.go.id</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dislautkanpati.com/berita/pacu-pasar-domestik-kkp-sosialisasikan-gemarikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Raih Dana Hibah Kelautan 23 Juta Dolar AS</title>
		<link>http://www.dislautkanpati.com/berita/indonesia-raih-dana-hibah-kelautan-23-juta-dolar-as/</link>
		<comments>http://www.dislautkanpati.com/berita/indonesia-raih-dana-hibah-kelautan-23-juta-dolar-as/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2012 00:58:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dislautkanpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dislautkanpati.com/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[KKP News &#124;&#124; Indonesia mendapat bantuan dana hibah dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui lembaga milik AS yang bergerak di bidang pembangunan internasional, (USAID) senilai total 23 juta dolar AS. “Bantuan itu ditujukan dalam rangka mempererat kerjasama bilateral antar kedua negara dan penguatan konsep industrialisasi perikanan dan pengembangan kawasan konservasi di Indonesia,” jelas Menteri Kelautan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">KKP News || Indonesia mendapat bantuan dana hibah dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui lembaga milik AS yang bergerak di bidang pembangunan internasional, (USAID) senilai total 23 juta dolar AS.</p>
<p style="text-align: justify;">“Bantuan itu ditujukan dalam rangka mempererat kerjasama bilateral antar kedua negara dan penguatan konsep industrialisasi perikanan dan pengembangan kawasan konservasi di Indonesia,” jelas Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Sutardjo, di Kantor KKP Kamis (19/4).</p>
<p style="text-align: justify;">Dana hibah itu diberikan dalam jangka waktu empat tahun yang terdiri atas proyek kawasan konservasi sebesar 6 juta dolar AS dan penguatan industrialisasi perikanan sebesar 17 juta dolar AS.</p>
<p style="text-align: justify;">Dikatakannya, bantuan hibah konservasi sebesar 6 juta dolar ditujukan untuk pengembangan kawasan konservasi, bantuan teknis penanganan tindak pidanaIUU (Illegal, Unreported, Unregulated Fishing / Penangkapan Ikan yang Melanggar Hukum), serta pelestarian terumbu karang dalam CTI (Coral Triangle Initiative/Inisiatif Segitiga Terumbu Karang).</p>
<p style="text-align: justify;">CTI merupakan bentuk kerja sama pelestarian kawasan perairan yang dipenuhi terumbu karang antara enam negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste. “CTI merupakan hal yang menarik bagi dunia internasional, dalam membantu melestarikan kekayaan laut kita,” imbuhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut ia menambahkan, dana hibah sebesar 17 juta dolar AS ditujukan untuk penguatan kelembagaan serta industrialisasi perikanan baik di sektor budidaya maupun tangkap. Terkait penanggulangan IIU fishing, KKP mendapat bantuan teknik kelembagaan dengan pendekatan kelembagaan tunggal dari American coast guard.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel, mengatakan,kekayaan laut Indonesia tiada tandingannya di seluruh dunia. &#8220;Kelautan Indonesia sangat penting secara global karena bila Indonesia bisa meningkatkan produksi maka Indonesia bisa meningkatkan ketahanan pangan dunia,&#8221; imbuh Scot. Karena itu, lanjutnya, berbagai bantuan yang disalurkan antara lain melalui lembaga USAID agar Indonesia tidak hanya dapat meningkatkan produksi perikanan sekaligus mempertahankan kelestarian lingkungan perairan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia mengatakan, Pemerintah AS dan Perusahaan swasta asal AS mendukung penuh atas upaya-upaya pemerintah Indonesia. “Ada beberapa perusahaan-perusahaan swasta dari AS yang bergerak dalam industri pengolahan di Indonesia,” jelas Scot.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, nilai ekspor produk perikanan dari Indonesia ke AS pada tahun 2011 adalah sebesar 1,07 miliar dolar AS atau meningkat sebesar 23 persen dari nilai ekspor tahun 2010 yang sebesar 870 juta dolar AS.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, KKP menargetkan pada 2012 nilai ekspor produk perikanan ke AS meningkat sebesar 1,2 miliar dolar AS atau 20 persen. Sedangkan impor produk perikanan dari AS yang masuk ke Indonesia pada tahun 2011 adalah sebesar 58 juta dolar AS.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: <a title="kkp.go.id" href="http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/7662/Indonesia-Raih-Dana-Hibah-Kelautan-23-Juta-Dolar-AS/" target="_blank">kkp.go.id</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dislautkanpati.com/berita/indonesia-raih-dana-hibah-kelautan-23-juta-dolar-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesulitan Solar, Nelayan Luar Serbu SPBN Pekalongan</title>
		<link>http://www.dislautkanpati.com/berita/kesulitan-solar-nelayan-luar-serbu-spbn-pekalongan/</link>
		<comments>http://www.dislautkanpati.com/berita/kesulitan-solar-nelayan-luar-serbu-spbn-pekalongan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 07:01:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dislautkanpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dislautkanpati.com/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[ANTARA Jateng &#8211; Puluhan nelayan berasal dari luar daerah, seperti Rembang, Juwana, dan Batang, menyerbu pembelian solar ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan Jasa Mina Kota Pekalongan karena mereka kesulitan mendapatkan pasokan solar di daerah setempat. Manajer SPBN Jasa Mina Kota Pekalongan, Indah Wahyuni di Pekalongan, Kamis, mengatakan, selama sepekan terakhir ini, para nelayan luar [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">ANTARA Jateng &#8211; Puluhan nelayan berasal dari luar daerah, seperti Rembang, Juwana, dan Batang, menyerbu pembelian solar ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan Jasa Mina Kota Pekalongan karena mereka kesulitan mendapatkan pasokan solar di daerah setempat.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.antarajateng.com/publik/1251875813spbn.jpg"><img title="http://www.antarajateng.com/publik/1251875813spbn.jpg" src="http://www.antarajateng.com/publik/1251875813spbn.jpg" alt="http://www.antarajateng.com/publik/1251875813spbn.jpg" width="275" height="183" /></a><p class="wp-caption-text">Foto Ilustrasi</p></div>
<p style="text-align: justify;">
Manajer SPBN Jasa Mina Kota Pekalongan, Indah Wahyuni di Pekalongan, Kamis, mengatakan, selama sepekan terakhir ini, para nelayan luar daerah melakukan pengisian solar di SPBN Pekalongan karena pasokan solar di daerah mereka mulai menipis.</p>
<p style="text-align: justify;">
&#8220;Para nelayan luar daerah itu beralasan pasokan solar di daerahnya sudah menipis sehingga mereka membeli bahan perbekalan melaut di Kota Pekalongan,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
Ia mengatakan, bahwa SPBN Jasa Mina terpaksa melayani pembelian bahan bakar minyak dari daerah lain meski jumlahnya dibatasi.</p>
<p>&#8220;Mereka hanya bisa membeli BBM sebanyak 100 liter saja sebagai upaya menghindari kekurangan stok solar untuk mencukupi kebutuhan bahan perbekalan nelayan Kota Pekalongan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, saat ini pasokan bahan bakar minyak jenis solar untuk mencukupi kebutuhan nelayan setempat masih aman.</p>
<p style="text-align: justify;">
&#8220;Kebutuhan BBM nelayan Kota Pekalongan mencapai sekitar 13 kiloliter per hari dengan pasokan solar sebanyak 400 kiloliter per bulan. Kebutuhan solar nelayan masih aman dan belum sampai menimbulkan kelangkaan,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
Slamet, nelayan setempat, meminta, SPBN lebih memprioritaskan kebutuhan solar untuk nelayan setempat agar tidak sampai terjadi kelangkaan solar.</p>
<p style="text-align: justify;">
&#8220;Kami meminta manajemen SPBN membatasi pembelian solar nelayan berasal dari luar daerah karena para nelayan Pekalongan masih membutuhkan kebutuhan solar untuk bahan perbekalan melaut. Jangan sampai kami kesulitan mendapatkan pasokan solar akibat BBM itu telah dibeli oleh nelayan luar daerah,&#8221; katanya.</p>
<p>Sumber: <a title="www.antarajateng.com" href="http://www.antarajateng.com/detail/index.php?id=60918" target="_blank">www.antarajateng.com</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dislautkanpati.com/berita/kesulitan-solar-nelayan-luar-serbu-spbn-pekalongan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
